Mengenal Karakteristik Kabel Coaxial

Karakteristik Kabel Coaxial

Kebutuhan akan konektivitas jaringan komputer dalam lingkup perkantoran ataupun instansi pendidikan sering kali membutuhkan kabel sebagai perantaranya. Meskipun, saat ini sudah ada teknologi wireless, penggunaan kabel sebagai penghubung konektivitas internet di perkantoran masih cukup sering menjadi pilihan utama. Hal ini dikarenakan, konektivitas jaringan internet yang ditawarkan lebih stabil dan juga tidak terpengaruh pada perubahan cuaca. Jenis kabel yang dapat digunakan pun beragam, diantaranya adalah fiber optic dan juga coaxial. Tentunya, kedua kabel tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, jika ingin membangun konektivitas LAN pada perusahaan dengan biaya yang terjangkau, maka jenis kabel yang perlu anda gunakan adalah coaxial.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

Selain memiliki harga yang lebih murah, kabel coaxial juga memiliki proses transmisi yang tergolong cukup tinggi. Hal ini menjadikan proses pemindahan data dapat berlangsung dengan cepat dan kecepatan konektivitas internetnya pun dapat dikatakan cukup tinggi. Kabel ini bukan hanya dapat digunakan untuk kebutuhan LAN, namun juga dapat digunakan sebagai kabel pada antena televisi, lift, dan juga pada berbagai peralatan militer.

Kekurangan jenis kabel ini terletak pada pemasangannya yang sulit. Hal ini menjadikan proses pemasangannya membutuhkan waktu yang cukup lama karena membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Jangkauan sinyalnya juga dapat dikatakan cukup terbatas. Namun, anda dapat dapat menggunakan repeater untuk menambah jangkauan sinyal dari kabel yang berjenis coaxial.

Karakteristik Kabel Coaxial

Karakteristik Kabel Coaxial

Kabel coaxial sendiri merupakan salah satu kabel yang sangat populer di masyarakat, terutama dalam hal konektivitas jaringan antar komputer. Adapun komponen dalam jenis kabel ini terbagi ke dalam 4 bagian, yaitu kabel tembaga, lapisan plastik, lapisan metal, dan lapisan plastik terluar. Kabel tembaga terletak pada bagian tengah kabel. Kabel ini berfungsi sebagai media konduktor listrik atau sebagai penghantar arus listrik.

Selanjutnya, ada lapisan plastik yang berperan dalam memisahkan kabel tembaga dan lapisan metal yang melapisinya. Bagian yang ke tiga adalah lapisan metal. Lapisan ini membalut lapisan plastik pada kabel yang berjenis coaxial. Lapisan metal ini berguna untuk melindungi lapisan kabel yang berada di dalamnya agar dapat terhindar dari gangguan elektromaknetik yang berada di sekitar kabel. Bagian terakhir adalah lapisan plastik terluar. Lapisan ini berada pada bagian terluar kabel, yang berfungsi untuk melindungi ketiga komponen kabel di dalamnya.

Kecepatan dan keluaran transmisi konektivitas kabel ini berada pada kisaran 10-100 Mbps. Kabel ini juga memiliki sifat yang kaku, sehingga akan sulit jika dipasangkan pada bagian yang sempit dan juga berbelok-belok. Selain itu, kabel ini memiliki panjang maksimal 500 meter. Uniknya, kabel berjenis coaxial ini juga tersedia dengan beragam pilihan konektor. Hal ini tentu saja akan memudahkan kabel ini untuk dihubungkan dengan berbagai peralatan elektronik. Adapun jenis konektor yang tersedia pada kabel ini, diantaranya adalah:

1. RCA (Radio Corporation of America)

RCA merupakan salah satu jenis konektor yang cukup banyak digunakan pada berbagai perangkat elektronik, salah satunya televisi. Jenis konektor ini dapat dikenali dengan mudah, karena terdapat pembagian cabang pada ujung konektor yang memiliki 3 warna, yaitu merah, putih, dan kuning. Biasanya konektor kabel berwarna merah dan putih berfungsi untuk mentransmisikan sinyal analog pada audio. Warna merah untuk saluran audio sebelah kanan dan warna putih untuk saluran audio sebelah kiri. Sedangkan konektor kabel berwarna kuning berfungsi untuk mentransmisikan sinyal analog video.

2. BNC (Bayonet Neil-Concelman)

Konektor BNC dapat digunakan pada televisi sebagai transmisi pengirim sinyal audio dan juga visual, namun dengan frekuensi 4Ghz. Konektor ini juga dapat digunakan untuk audio analyzer dan juga Osiloskop. Singkatnya, Osiloskop merupakan suatu alat yang dapat membedakan arus aliran listrik AC dan DC pada sebuah alat elektronik.

Sekian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai kabel coaxial. Kami harap informasi yang disampaikan dapat membantu anda untuk memahami lebih jauh mengenai jenis kabel yang satu ini.

Leave a Reply