Bijak Dalam Memilih Furniture atau Masalah Datang Menghantui

Bijak Dalam Memilih Furniture

Keberadaan rumah tak terasa lengkap jika tidak dihias dengan berbagai macam furniture, namun pemilihan furniture yang salah justru malah mengganggu kenyamanan pemiliknya. Terlalu banyak furniture dalam satu ruangan bisa membatasi ruang gerak seseorang, alhasil ruangan akan terasa engap dan sempit.

Masalah akibat terlalu banyak pakai furniture

Konsep rumah minimalis saat ini tengah menjadi tren, lebih kepada menonjolkan fungsi dari barang itu sendiri dari pada jumlah barang yang dipakai terbukti mampu menjawab problem rumah dengan ruangan sempit. Dengan memanfaatakan furniture minimalis justru membuat ruangan tampak elegan dan luas.

​​​​​​Apa saja akibat menggunakan furniture yang berlebihan?

Ruangan menjadi sempit

Walaupun anda sudah meminimalisir ruang dengan menggunakan partisi grc board sebagai dinding penyekat jika anda menggunakan terlalu banyak barang terlebih dengan ukuran yang besar seperti sofa, lemari, meja dalam satu ruangan dapat dipastikan mimpi anda memiliki space lega pupus sudah.

Sebaiknya setelah menafaatkan dinding grc anda harus menggunakan konsep minimalis dalam memilih furniture. Misalnya untuk rumah keluarga, tidak perlu menggunakan lemari cukup tempelkan tv pada dinding. Kemudian tambahkan satu buah sofa panjang pada bagian sudut ruangan, agar bisa menyimpan barang anda bisa memasang rak yang menempel pada dinding.

Tidak nyaman

Sudah ruangannya spot barang yang digunakan terlalu banak pasti membuat anda tidak nyaman, untuk bernafas saja rasanya susah, dan pemandangannya sungguh tidak enak untuk dilihat. Apalagi jika barang sampai bertumpuk dan bercampur jadi satu seperti kapal pecah bisa memicu emosi dan stres.

Ketika terlalu banyak barang otomatis ruangan menjadi semakin sempit, ruang gerak yang terbatas pasti membuat orang menjadi tidak nyaman karena merasa terjepit dan tidak leluasa, bahkan lebih parahnya sirkulasi udara dan cahaya menjadi terganggu yang membuat ruangan teras engap.

Akhirnya orang menjadi tidak betah untuk berlama-lama dalam ruangan, mereka akan memilih keluar mencari tempat yang lebih luas dan menghirup udara segar.

Sulit bergerak

Niat hati menggunakan grc board sebagai dinding agar ruangan minimalis terasa lega dan luas pupus karena salah memilih furniture. Konsep minimalis harus disempurnakan dengan penggunaan furniture yang minimalis pula, tidak perlu menonjolkan kuantitas tapi lebih mengarah kefungsionalitas.

Barang yang berlebihan pasti menyita space yang banyak pula, akibatnya ruang gerak menjadi terbatas. Walaupun antar ruang sudah dipisahkan dengan dinding grc jika ruangan penuh dengan barang anda akan tetap sulit untuk menggerakkan badan. Resiko terbentur barang menjadi semakin besar, seperti kata pepatah “maju kena mundur juga kena”.

Berantakan

Fakta jika mengatur barang sedikit jauh lebih mudah dari pada mengatur barang yang banyak, sekian itu menyimpan barang yang terlalu banyak juga jauh lebih sulit, belum lagi anda harus mengembalikan barang pada tempatnya ketika selesai menggunakan.

Resiko barang menumpuk, berantakan, dan kotor menjadi momok utama jika anda terlalu banyak menggunakan furniture pada ruangan yang sempit. Kurangnya ruang gerak membuat anda kesulitan dalam membereskan dan membersihkan barang, akibatnya barang menjadi tidak terawat berdebu, kotor, dan rusak.

Leave a Reply